CAMAT CIPATAT BERIKAN RESPONS TERKAIT PENOLAKAN TAMBANG BATU KAPUR GUNUNG GUA LEUWEUNG HIDEUNG

BANDUNG BARAT -SJB
Penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan batu kapur di kawasan Gunung Gua Leuweung Hideung, wilayah Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, mendapat perhatian dari berbagai pihak.

"Photo Camat Cipatat Bersama Tokoh Masyarakat Desa Ciptaharja "
Aliansi warga Desa Ciptaharja menyatakan sikap menolak keberadaan atau rencana aktivitas tambang batu kapur di kawasan tersebut. Warga menilai, aktivitas pertambangan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat sekitar.
" Video Pihak Perusahaan sudah mulai buka lahan bikin jalan "
Penolakan tersebut menjadi perhatian setelah masyarakat menyampaikan aspirasi dan kekhawatiran mereka terkait keberadaan kawasan Gunung Gua Leuweung Hideung yang dinilai memiliki fungsi penting bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
BACA JUGA :
- PEMDES CIPTAHARJA SALURKAN INSENTIF KEPADA 125 GURU NGAJI TAHUN ANGGARAN 2026
- Warga Desa Ciptaharja Tolak Rencana Tambang Batu Kapur di Gunung Guha dan Leuweung Hideung
Menanggapi aspirasi tersebut, Camat Cipatat memberikan respons terkait persoalan penolakan tambang batu kapur di kawasan Gunung Gua Leuweung Hideung.
Pemerintah Kecamatan Cipatat diharapkan dapat memfasilitasi komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, serta pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Sementara itu, Aliansi Warga Ciptaharja meminta agar aspirasi masyarakat menjadi pertimbangan serius sebelum adanya aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Warga juga berharap pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh, khususnya berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial, tata ruang, serta dampak yang kemungkinan ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar.
Hingga saat ini, persoalan penolakan tambang batu kapur tersebut masih menjadi perhatian masyarakat Desa Ciptaharja.
**UPAR














