18 Tahun Aki Raden Merawat Makam Leluhur di Leuweung Raden Purbakawasa, Minim Perhatian Pemerintah

GARUT, SJB
13 Agustus 2026 — Selama kurang lebih 18 tahun, seorang warga yang akrab disapa Aki Raden secara sukarela menjaga dan merawat kawasan makam Leuweung Raden Purbakawasa yang berada di Kampung Cikaro, Desa Mekarmukti, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.



Dengan keterbatasan yang ada, Aki Raden tetap menjalankan aktivitasnya sebagai penjaga makam dan merawat kawasan tersebut agar tetap terjaga kebersihan serta kelestariannya.
Dedikasi Aki Raden selama belasan tahun menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga keberadaan situs makam yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi warga sekitar.
Namun, selama menjalankan tugas tersebut, perhatian dan dukungan dari pemerintah terhadap keberadaan kawasan makam tersebut dinilai masih minim.




Kondisi ini menjadi perhatian karena pelestarian situs yang memiliki nilai sejarah dan budaya membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, agar keberadaannya dapat terus terjaga dan tidak terlupakan oleh generasi mendatang.
BACA JUGA :
- SDN Layungsari 1 Bogor Peroleh Dana Revitalisasi Rp 736 Juta dari Kemendikdasmen
- Persiapan PHBN 2026, Kecamatan Haurwangi Gelar Rakor Bersama Para Kepala Desa
Aki Raden berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kawasan Makam Leuweung Raden Purbakawasa, baik dalam bentuk pemeliharaan kawasan, fasilitas pendukung maupun upaya pelestarian nilai sejarah dan budaya yang ada di dalamnya.
Warga berharap keberadaan makam tersebut tidak hanya dirawat secara swadaya oleh masyarakat, tetapi juga mendapat perhatian dan pembinaan dari pemerintah sehingga kawasan tersebut dapat terpelihara dengan baik.
Selama 18 tahun Aki Raden bertahan menjaga makam, sebuah bentuk pengabdian yang diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Garut.
**IJAN














