DIADUKAN KE BK BADAN KEHORMATAN DPRD KBB, BOB SOFYAN: PEMUDA KBB DESAK PROSES TRANSPARAN DAN TEGAS

BANDUNG BARAT-SJB
Lembaga Anti Korupsi Indonesia / LAKI Kabupaten Bandung Barat resmi mengadukan oknum pimpinan DPRD KBB ke Badan Kehormatan / BK DPRD KBB. Aduan terkait dugaan pelanggaran etik dan ketidaksesuaian pernyataan soal Pokok-Pokok Pikiran DPRD / Pokir dalam APBD 2026.
Menanggapi hal tersebut, Bob Sofyan, Tokoh Pemuda Bandung Barat mendesak BK DPRD KBB segera memproses aduan tersebut secara transparan, terbuka, dan tegas.
LAKI KBB: ADA DUGAAN POKIR MELEBIHI ANGGARAN DINAS
Pernyataan disampaikan Guras, Ketua LAKI KBB, Kamis 14 Agustus 2026.
Guras menyebut aduan ini berawal dari temuan “kopi rasa dinas” sejak Januari 2026. Setelah dikonsolidasikan, ditemukan dugaan ketimpangan di Dinas PUPR.
“Pada saat dipanggil Ketua Dewan tanggal 14 Maret 2026, disampaikan tidak ada Pokir dalam APBD Murni 2026. Faktanya sampai sekarang Pokir tetap berjalan,” ujar Guras.
LAKI menduga Pokir dewan melebihi kegiatan dinas. Contohnya anggaran dinas total 100 miliar hanya 40 miliar, sementara Pokir Dewan 60 miliar.
Selain itu, Guras juga menyoroti dugaan afiliasi dengan pengusaha, adanya “cashback”, dan pernyataan Ketua Dewan kepada Wakil Bupati yang dinilai tidak etis.
“Kami laporkan ke BK karena ini proses hukum tata negara di internal DPRD. Wajib harus diproses, diperiksa, disidangkan dan diputuskan,” tegas Guras.
TANGGAPAN BOB SOFYAN: JANGAN ADA IMPUNITAS
Bob Sofyan, Tokoh Pemuda Bandung Barat menyambut baik langkah LAKI KBB sebagai bentuk kontrol sosial.
“Sebagai pemuda Bandung Barat, kami mendorong Badan Kehormatan DPRD KBB untuk segera memproses aduan ini. Jangan sampai ada impunitas. Dewan adalah lembaga terhormat, maka harus dijaga marwahnya dengan perilaku yang sesuai etik dan aturan,” kata Bob Sofyan.
BACA JUGA ;
- PT Duta Fajar Barutama Buka Peluang Kerja Luar Negeri bagi Masyarakat Bandung Barat
- 112 Kepala Sekolah Diangkat, Polemik Plt di Bandung Barat Masih Dipertanyakan: Siapa yang Bertanggung Jawab?
Bob menilai persoalan Pokir sangat sensitif karena menyangkut uang rakyat dan pembangunan daerah.
“Kalau benar ada ketimpangan anggaran antara Pokir dan kegiatan dinas, apalagi sampai ada dugaan keterlibatan pengusaha tertentu, maka ini harus diusut tuntas. Jangan sampai kepercayaan publik ke DPRD KBB runtuh,” lanjutnya.
Bob juga mengapresiasi LAKI yang berani bersuara dan siap memberikan bukti.
“Kami dari kalangan pemuda siap mengawal proses ini. Pemuda KBB ingin DPRD yang bersih, bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok atau oknum,” pungkasnya.
TUNTUTAN
LAKI KBB meminta BK segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. LAKI sebagai pelapor siap menghadirkan alat bukti dan saksi fakta.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD KBB belum memberikan keterangan resmi terkait aduan tersebut.
Tentang LAKI KBB
Lembaga Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat adalah lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan pemberantasan korupsi.
Narahubung Media:
Guras – Ketua LAKI KBB
Bob Sofyan – Tokoh Pemuda Bandung Barat
**RED














