Polsek Bojongpicung Garap 2 Hektare Lahan Jagung Hibrida, Perkuat Ketahanan Pangan di Haurwangi

CIANJUR – SJB
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan berbagai elemen, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia melalui program Polisi Penggerak Ketahanan Pangan. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, serta membantu meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Sebagai bentuk komitmen terhadap program tersebut, Polsek Bojongpicung Polres Cianjur bersama Kelompok Tani (Poktan) Barokah melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan non baku sawah seluas 2 hektare yang berlokasi di Kampung Kulina RT 02/RW 04, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/4/2026) mulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojongpicung IPTU Muchtaromi, SH., MH., didampingi Kanit Binmas serta Bhabinkamtibmas Desa Sukatani AIPTU Candra. Sebanyak 14 petani yang tergabung dalam Poktan Barokah di bawah kepemimpinan Ganda Wijaya turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman tersebut.
Penanaman jagung hibrida dilakukan pada lahan seluas 2 hektare dengan target panen pada 29 Juli 2026 mendatang. Dari lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 6 ton jagung hibrida yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi para petani setempat.
Kapolsek Bojongpicung IPTU Muchtaromi mengatakan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kami berharap hasil panen nanti dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur. Selain meningkatkan produksi pertanian, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan lahan yang selama ini belum optimal agar lebih produktif dan bernilai ekonomis.
BACA JUGA :
Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran Polri dalam mendampingi sektor pertanian dinilai mampu memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan terlaksananya program penanaman jagung hibrida ini, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
**Redi














