Wujudkan Transparansi Anggaran, Revitalisasi SDN 2 Tapos Libatkan Warga Lokal

BOGOR —SJB
Kepala SDN 2 Tapos, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Syamsul Rizal, S.Pd., menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan publik terkait pengelolaan anggaran pembangunan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
Dalam pelaksanaan program revitalisasi SDN 2 Tapos, Syamsul melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komite sekolah, pengurus RT/RW, hingga tim teknis pembangunan yang seluruhnya merupakan warga setempat. Pelibatan masyarakat lokal ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan secara optimal sekaligus memberdayakan warga di lingkungan sekitar.
Hasil pemantauan dan investigasi awak media di lokasi menunjukkan bahwa pengerjaan fisik bangunan yang sedang berlangsung telah sesuai dengan spesifikasi teknis, petunjuk pelaksanaan (juklak), serta petunjuk teknis (juknis). Selain itu, pihak sekolah juga memasang papan informasi proyek secara terbuka sehingga dapat diakses dan diketahui oleh seluruh pihak terkait sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Saat diwawancarai, Syamsul membenarkan bahwa program bantuan revitalisasi tersebut berasal dari dana aspirasi anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.
Dalam kesempatan itu, Syamsul juga menyampaikan pesan tegas dari Adian Napitupulu agar pihak sekolah tidak memberikan uang dalam bentuk apa pun kepada oknum yang mengatasnamakan tim maupun pihak tertentu terkait program tersebut.
“Pak Adian berpesan, apabila ada pihak yang mengaku sebagai asisten pribadi (aspri), pengurus DPC, PAC, ranting, maupun simpatisan PDI Perjuangan yang meminta uang dalam jumlah berapa pun, agar segera dilaporkan kepada saya dan jangan diberikan. Beliau melarang keras adanya oknum yang memanfaatkan program ini demi kepentingan pribadi. Program ini murni untuk kemajuan dunia pendidikan,” tegas Syamsul Rizal, S.Pd., menirukan pesan Adian Napitupulu.
Melalui langkah transparansi ini, pihak sekolah berharap program bantuan pendidikan dapat berjalan tepat sasaran, bersih dari praktik pungutan liar, serta memberikan manfaat yang maksimal dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar bagi para siswa di SDN 2 Tapos.
**W. Gunawan














