Mengenang 7 Hari Wafatnya Cahaya Sulistia Ningsih, Doa Bersama Mengalir di Kediaman Keluarga
BOGOR-SJB

Suasana khidmat menyelimuti kediaman keluarga Bapak Wagimin di Perumahan Grand Mutiara 2, Cileungsi,
pada Selasa (5/5/2026) malam. Kehadiran warga dan tokoh masyarakat setempat bertujuan untuk mendoakan almarhumah Cahaya Sulistia Ningsih yang telah berpulang ke Rahmatullah tepat tujuh hari yang lalu.
Kronologi Singkat
Almarhumah Cahaya Sulistia Ningsih, gadis muda kelahiran tahun 2004,
menghembuskan napas terakhirnya di usia yang cukup belia, yakni 22 tahun. Beliau dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 28 April 2026, di Rumah Sakit Permata Jonggol setelah menjalani perawatan medis.
Kepergian sosok yang dikenal santun ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar,
khususnya sang ayah, Bapak Wagimin, serta kerabat dan tetangga di lingkungan Perumahan Grand Mutiara 2.
Pelaksanaan Takziah dan Doa Bersama
Acara peringatan 7 hari ini dilaksanakan di kediaman duka yang beralamat di:
Perumahan Grand Mutiara 2, Blok D9 No. 25, RT 07/RW 01, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting di lingkungan setempat,
di antaranya:
Bapak Dede Sanjaya (Tokoh Masyarakat)
Ustaz Nuryanto & Ustaz Ramdani (Pimpinan Doa)
Bapak Gunawan Alfatih (Pengurus Masjid Raudhatul Qulub) ketua RT 06 bapak Samsir batahani ketua RT 07 bapak Suradi /bapak uci
Seluruh pengurus DKM Masjid Raudhatul Qulub serta warga perumahan Grand Mutiara 2 Cileungsi.
Ungkapan Belasungkawa
Dalam sambutannya, tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya putri dari Bapak Wagimin tersebut.
Doa-doa dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
”Kami selaku tetangga dan pengurus lingkungan turut merasa kehilangan. Semoga doa yang kita panjatkan malam ini menjadi penerang bagi almarhumah Cahaya Sulistia Ningsih di alam barzah,” ujar perwakilan warga.
**JND














