Momen Ulang Tahun ke-55, H. Eli Sahroni Sampaikan Pesan Haru untuk Sang Ibu

Lebak – SJB Di momen ulang tahunnya yang ke-55 yang jatuh pada 6 Juli, H. Eli Sahroni menyampaikan ungkapan penuh haru dan rasa syukur kepada sang ibu. Melalui pesan yang menyentuh hati, ia mengenang perjuangan luar biasa ibunya yang telah melahirkan, membesarkan, dan mendidiknya hingga menjadi pribadi seperti saat ini.
H. Eli Sahroni mengenang kisah kelahirannya sekitar 55 tahun lalu yang berlangsung di tengah keterbatasan. Saat itu, proses persalinan dilakukan pada malam hari dengan penerangan sederhana dari sebuah lampu lentera. Meski dalam kondisi yang serba terbatas, sang ibu tetap tabah dan berjuang hingga berhasil melahirkannya dengan selamat setelah mengandung selama sembilan bulan.
“Engkaulah wanita terhebat dalam hidupku. Tanpamu, aku tidak akan pernah menjadi seperti sekarang ini,” ungkap H. Eli Sahroni dengan penuh rasa haru.

Ia mengatakan, pengorbanan seorang ibu adalah sesuatu yang tidak akan pernah mampu dibalas oleh seorang anak. Menurutnya, kasih sayang yang tulus, perjuangan tanpa pamrih, serta doa yang selalu dipanjatkan sang ibu menjadi kekuatan terbesar dalam setiap langkah kehidupannya.
Dalam suasana penuh emosional tersebut, H. Eli Sahroni juga menyampaikan permohonan maaf kepada ibunya. Ia mengaku hingga kini masih merasa belum mampu memberikan kebahagiaan yang sepenuhnya diharapkan oleh sang ibu. Meski demikian, ia bertekad untuk terus berusaha dan berdoa agar suatu saat nanti dapat membalas sebagian kecil dari pengorbanan ibunya.
“Ibu, maafkan anakmu ini yang belum bisa membahagiakanmu. Insya Allah, kelak ibu akan merasakan kebahagiaan atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.
Bagi H. Eli Sahroni, sosok ibu bukan hanya perempuan yang telah melahirkannya, tetapi juga guru pertama yang mengajarkan kasih sayang, keikhlasan, kesabaran, serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi bekal dalam menjalani perjalanan hidup.
Apresiasi Kinerja, Kapolres Lebak Berikan Penghargaan kepada Dua Personel Berprestasi
Di hari kelahirannya tersebut, H. Eli Sahroni juga memohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan dan khilaf kepada sang ibu. Ia memanjatkan doa agar ibunya senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang, keberkahan hidup, serta selalu berada dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Momen ulang tahun ke-55 ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap keberhasilan seorang anak, terdapat doa yang tak pernah putus, pengorbanan yang tak terhitung, serta kasih sayang seorang ibu yang nilainya tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun.
**NACEP














