Program Revitalisasi SDN Winayaloka Cibodas Dikerjakan Secara Swakelola, Sekolah Dorong Pembangunan Sesuai Kebutuhan

CIANJUR –SJB
Program revitalisasi fasilitas pendidikan di SDN Winayaloka, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, dilaksanakan dengan pola swakelola oleh pihak sekolah di bawah koordinasi Kepala SDN Winayaloka, Gagan.
Pelaksanaan secara swakelola tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan dan perbaikan sarana prasarana sekolah agar fasilitas pendidikan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara lebih optimal.
Dalam mekanisme swakelola, pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan melibatkan unsur sekolah dan pihak-pihak terkait sesuai ketentuan program. Pola tersebut pada prinsipnya memberikan ruang bagi pihak sekolah untuk terlibat langsung dalam proses pelaksanaan pembangunan maupun revitalisasi fasilitas yang menjadi kebutuhan prioritas.
Pelaksanaan program di SDN Winayaloka juga menjadi perhatian karena pembangunan fasilitas pendidikan secara langsung di tingkat sekolah diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada di lapangan.

Kepala SDN Winayaloka, Gagan, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan di lingkungan sekolah, memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain aspek pembangunan fisik, pelaksanaan program revitalisasi melalui pola swakelola juga menuntut adanya transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal tersebut penting agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat maksimal bagi warga sekolah.
BACA JUGA :
- LT II dan Jambore Pramuka Penggalang Kwarran Haurwangi Digelar, Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Prestasi
- PTI Kawal PSN Kampung Nelayan Merah Putih di Cianjur Selatan, Dorong Jadi Motor Ekonomi Nelayan Jayapura
Keterlibatan masyarakat maupun tenaga kerja lokal, apabila memang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan, juga dapat menjadi bagian dari semangat pemberdayaan lingkungan sekitar sekolah.
Program revitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan perbaikan secara fisik, tetapi juga memberikan dampak terhadap terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
Dengan demikian, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari kesesuaian hasil pekerjaan dengan kebutuhan sekolah serta keterbukaan dalam proses pelaksanaannya.
**ANDI














