
Lebak-SJB
Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air atau P tiga A Sumber Rejeki, Daerah Irigasi Cisayati, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, tengah melaksanakan pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, atau P tiga Tiga A I, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Program yang didukung Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian ini mendapat sambutan positif dari para petani karena dinilai mampu menjawab kebutuhan irigasi yang selama ini menjadi kendala di kawasan persawahan.
Pembangunan dilakukan secara swakelola oleh Kelompok P tiga A Sumber Rejeki dengan nilai anggaran sebesar seratus sembilan puluh lima juta rupiah dan ditargetkan selesai dalam waktu empat puluh lima hari kalender pada tahun dua ribu dua puluh enam.

Ketua Kelompok P tiga A Sumber Rejeki, Agus Toni Setiawan, mengatakan pembangunan saluran irigasi ini diharapkan mampu memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian sehingga seluruh areal persawahan memperoleh pasokan air yang lebih merata.
Menurutnya, selama ini banyak petani mengalami kesulitan akibat kondisi saluran yang kurang memadai. Dengan adanya pembangunan tersebut, produktivitas pertanian diyakini akan meningkat dan hasil panen petani menjadi lebih baik.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan sawah di kawasan irigasi Cisayati, Abah Unji, mengaku bersyukur atas hadirnya program tersebut.

Ia mengatakan, selama puluhan tahun para petani menantikan pembangunan saluran irigasi yang layak karena aliran air sering terhambat oleh sedimentasi serta tumbuhan liar yang menutupi jalur air.
Dengan dibangunnya saluran irigasi baru, para petani berharap distribusi air dapat mengalir lancar hingga ke seluruh lahan pertanian tanpa hambatan.
Pasir Halus Dinilai Tetap Berkualitas, Pembangunan Irigasi P3A Karya Naga Disebut Sesuai RAB
Abah Unji juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian yang telah merealisasikan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi di wilayah mereka.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak daerah pertanian yang memperoleh manfaat, sekaligus mendukung peningkatan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
**Nacep














