Kelompok Tani Mulyasari Terima Bantuan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Rp100 Juta dari Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian

BOGOR – SJB
Kelompok Tani (Poktan) Mulyasari, yang berada di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menerima bantuan Program Pemeliharaan Jaringan Irigasi (Swakelola) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp100.000.000. Program tersebut berasal dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian melalui BPLIP Kelas I Bandung sebagai upaya mendukung kelancaran sistem irigasi bagi lahan pertanian.

“Photo " Papan Anggaran Proyek“
Ketua Kelompok Tani Mul “yasari, Amil Rashid, mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para petani karena akan digunakan untuk pemeliharaan jaringan irigasi agar pasokan air ke lahan pertanian tetap lancar. Menurutnya, ketersediaan air merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian serta meningkatkan hasil panen para anggota kelompok tani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun instansi terkait atas bantuan ini. Dengan adanya program pemeliharaan jaringan irigasi, kami berharap distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih optimal sehingga hasil panen petani dapat meningkat,” ujar Amil Rashid.
Program yang dilaksanakan secara swakelola tersebut memiliki target pemeliharaan jaringan irigasi untuk mengairi lahan pertanian seluas 25 hektare. Melalui perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi, diharapkan pasokan air dapat terjaga secara berkelanjutan sehingga mendukung aktivitas pertanian di Desa Pasirtanjung dan wilayah sekitarnya.
Sementara itu, Hendra menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur irigasi. Dengan kondisi jaringan irigasi yang terpelihara, para petani diharapkan dapat menjalankan usaha tani secara lebih efektif, meningkatkan produktivitas, serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
**HENDRA














