Diduga Perawatan Ringan SMPN 2 Jatisari Belum Direalisasikan, Pihak Sekolah Belum Beri Keterangan

KARAWANG, SJB
12 Agustus 2026, Program perawatan ringan di SMPN 2 Jatisari, Kabupaten Karawang, diduga belum direalisasikan hingga saat ini. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penggunaan anggaran serta realisasi program pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
Perawatan ringan merupakan bagian dari pemeliharaan fasilitas pendidikan yang bertujuan memastikan sarana sekolah tetap layak dan aman digunakan dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan penelusuran wartawan, hingga Rabu, 12 Agustus 2026, belum diperoleh informasi maupun dokumen yang menjelaskan secara rinci mengenai bentuk kegiatan perawatan ringan, nilai anggaran, serta realisasi pekerjaan di SMPN 2 Jatisari.
Saat dikonfirmasi di lokasi, kepala SMPN 2 Jatisari belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan terkait dugaan tersebut.
“Terkait perawatan ringan, pihak kepala sekolah belum ada. Belum bisa dikonfirmasi,” ujar salah seorang guru SMPN 2 Jatisari kepada wartawan.

Belum adanya keterangan dari pihak sekolah membuat informasi mengenai pelaksanaan program tersebut belum dapat dipastikan. Karena itu, diperlukan klarifikasi dan data pendukung untuk mengetahui apakah kegiatan perawatan ringan memang telah dilaksanakan, sedang dalam proses, atau belum direalisasikan.
BACA JUGA :
- Disdikbud Karawang Rehab Ruang Kelas SDN Dawuan Barat III Cikampek, Proyek Rp314 Juta Ditarget Selesai September 2026
- BRI Cabang Karawang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Jumat Berbagi
Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang diharapkan dapat melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk menelusuri dokumen perencanaan, penggunaan anggaran, serta laporan pertanggungjawaban sekolah.
Langkah tersebut penting untuk memastikan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan siswa mendapatkan fasilitas belajar yang layak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 2 Jatisari belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum direalisasikannya perawatan ringan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak sekolah maupun pihak terkait lainnya.
**NURDIN














