Terima Bantuan Revitalisasi Rp350 Juta, Yayasan Daarul Ulum Apresiasi Pemerintah dan Harapkan Tambahan RKB

BOGOR — SJB
Yayasan Daarul Ulum yang menaungi SMPI Daarul Ulum di Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah.
Bantuan tersebut direalisasikan dalam bentuk dana hibah sebesar Rp350.483.000 yang ditujukan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan sekolah.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.
Program tersebut mencakup perbaikan sarana dan prasarana, pemulihan fungsi bangunan, peningkatan mutu pelayanan pendidikan, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, dan layak bagi peserta didik.
Dalam kunjungan awak media ke Yayasan Daarul Ulum yang beralamat di Jalan Raya Pemuda No. 05, Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajur Halang, pihak pengelola menyambut baik realisasi bantuan tersebut.
BACA JUGA :
- Aktivis LBH Cianjur Delonix Intan Regia Wafat, Dikenang Aktif Dampingi Masyarakat
- SMP Bina Greha Kota Bogor Terima Bantuan Revitalisasi Ruang Kelas Rp747,3 Juta
Ketua Yayasan Daarul Ulum, H. Sukim, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat serta seluruh pihak yang telah membantu dan mengawal proses pengajuan bantuan hingga dapat direalisasikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat dan semua pihak yang telah membantu mengabulkan permohonan kami hingga dana hibah ini terealisasi,” ujar H. Sukim.
Meski bantuan revitalisasi telah diterima, pihak yayasan menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah.

Di antaranya adalah penambahan Ruang Kelas Baru (RKB), pembangunan toilet, pemagaran, penataan halaman sekolah, serta kebutuhan mebel untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
H. Sukim berharap dukungan pemerintah, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat, dapat terus berlanjut pada tahun mendatang sehingga kebutuhan sarana dan prasarana sekolah dapat terpenuhi secara bertahap.
“Kami sangat berharap pemerintah dapat kembali membantu pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) tahun depan. Saat ini kami masih kekurangan ruang kelas, toilet, serta membutuhkan pemagaran dan penataan halaman. Kami berharap kebutuhan fisik maupun mebel sekolah dapat terus terakomodasi,” pungkasnya.
Pihak yayasan berharap keberlanjutan program revitalisasi dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin representatif dan mendukung proses pembelajaran bagi seluruh siswa SMPI Daarul Ulum.
**W.GUNAWAN














