Baru Seumur Jagung Menjabat, Kinerja Kades PAW Gunung Pucung Diapresiasi Warga

BOGOR, SJB
Baru beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Gunung Pucung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Abdul Rohim mulai menunjukkan berbagai langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejak dilantik pada pertengahan Maret 2026, sejumlah program yang dijalankan mendapat apresiasi dari warga karena dinilai membawa perubahan positif bagi desa.








Salah satu capaian yang menjadi perhatian masyarakat adalah bertambahnya jumlah penerima bantuan pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah desa, jumlah penerima yang sebelumnya tercatat sebanyak 98 orang kini meningkat menjadi sekitar 2.800 KPM. Peningkatan tersebut disebut sebagai hasil pendataan dan koordinasi yang dilakukan pemerintah desa agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang berhak.








Abdul Rohim, yang akrab disapa Abah Rohim, mengatakan dirinya memilih lebih banyak turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat. Menurutnya, kehadiran kepala desa di tengah warga sangat penting agar berbagai persoalan dapat diketahui dan ditangani dengan cepat.
“Saya bertanggung jawab penuh terhadap masyarakat. Jadi, saya harus turun ke lapangan untuk mengecek langsung. Khawatirnya ada permasalahan di bawah, misalnya ada lansia jompo yang tidak makan, ada warga yang sakit, dan lain sebagainya. Untuk pelayanan di kantor, kan sudah ada staf yang harus standby melayani warga,” ujar Abah Rohim saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain fokus pada pelayanan sosial, Pemerintah Desa Gunung Pucung juga berencana menghidupkan kembali kegiatan keagamaan dan budaya masyarakat. Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah penyelenggaraan kegiatan Seren Tahun Muharram, yang diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi masyarakat setempat.








Kinerja Abah Rohim pun mendapat tanggapan positif dari sejumlah warga. Salah seorang tokoh masyarakat menilai kepemimpinan Abah Rohim dikenal sederhana, mudah berbaur, dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat. Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat memberikan apresiasi terhadap kepemimpinannya.

“Abah Rohim itu sosok yang sangat rendah hati, beliau tidak memposisikan diri sebagai pimpinan yang eksklusif. Panggilannya saja akrab, Abah, dan beliau sangat merakyat. Jikalau nanti beliau mencalonkan diri kembali pada pemilihan kepala desa reguler, saya atas nama masyarakat siap memberikan dukungan,” ungkapnya.
Masyarakat berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga pelayanan publik, kesejahteraan sosial, serta pembangunan di Desa Gunung Pucung semakin meningkat di masa mendatang.
**WAWAN GUNAWAN














