MPLS Ekologis SMKN 1 Haurwangi Gandeng Citarum Harum, Tanam Pohon Manggis dan Tebar 5.000 Bibit Ikan Nila

CIANJUR – SJB
SMK Negeri 1 Haurwangi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ekologis Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menanam pohon buah manggis dan menebar 5.000 ekor bibit ikan nila di kawasan Muara Citarum, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Citarum Harum Sub II Sektor 6 sebagai bentuk pendidikan karakter sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.





Kegiatan yang memasuki hari kelima pelaksanaan MPLS ini diikuti seluruh peserta didik baru kelas X. Hadir dalam kesempatan tersebut Dan Sektor Citarum Harum Sub II Sektor 6 beserta jajaran, Kepala SMKN 1 Haurwangi bersama dewan guru, Camat Haurwangi, Pemerintah Desa Haurwangi, serta pegiat lingkungan dari Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur.




Selain sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan ini menjadi implementasi Program MPLS Pancawaluya yang digagas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Program tersebut bertujuan membangun karakter peserta didik melalui aksi nyata menjaga lingkungan, seperti kerja bakti, gerakan pungut sampah, penanaman pohon, dan pelestarian ekosistem. Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di berbagai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Jawa Barat.
- BACA JUGA :
- Meriah, Penutupan MPLS SDN Nagrak Cianjur Diisi Pentas Seni Murid Baru
- Kades Mandalasari Tebar Uang Saweran sebagai Ungkapan Syukur Milangkala ke-42 Desa Mandalasari
MPLS Ekologis juga sejalan dengan penerapan lima nilai karakter Pancawaluya, yaitu Cageur (sehat jasmani dan rohani), Bageur (berakhlak mulia dan peduli lingkungan), Bener (berintegritas), Pinter (cerdas dan berwawasan luas), serta Singer (terampil dan adaptif). Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

Kepala SMKN 1 Haurwangi, Dan Sektor Citarum Harum Sub II Sektor 6, dan Camat Haurwangi berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni atau sekadar memenuhi rangkaian MPLS. Mereka menginginkan program pelestarian lingkungan terus berlanjut secara berkesinambungan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
“Harapannya, siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga alam, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita,” ungkap para pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut.
**E.EPPENDI














