Komisi IV DPRD Bandung Barat Tinjau Sarana Pendidikan dan Kesehatan di Cipatat

BANDUNG BARAT, SUARA JABAR BANTEN
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat turun langsung meninjau kondisi sarana dan prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan di Kecamatan Cipatat, Rabu, 7 Oktober 2026
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat, Hj. Nur Djulaeha, S.IP., bersama jajaran anggota Komisi IV dan didampingi perwakilan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah fasilitas yang dikunjungi di antaranya Puskesmas DTP Rajamandala, Sekolah Dasar Negeri Sukasari, serta Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Cipatat.


Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas, kebutuhan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia yang mendukung pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Nur Djulaeha mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai aspirasi, pengajuan kebutuhan, maupun keluhan yang sebelumnya disampaikan pihak sekolah dan puskesmas benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan secara langsung kondisi di lapangan, terutama terkait ajuan dan keluhan dari pihak sekolah maupun puskesmas mengenai kebutuhan penunjang pelaksanaan pendidikan dan pelayanan kesehatan,” ujar Nur Djulaeha.
Menurutnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tidak ingin hanya menerima laporan dari meja kerja. Dengan turun langsung, kondisi sebenarnya dapat diketahui sehingga langkah penyelesaian terhadap berbagai persoalan dapat ditentukan secara lebih tepat.
“Setelah kami pastikan keadaan yang sebenarnya, kami siap membantu dan mendorong agar kekurangan maupun permasalahan yang ada dapat segera disikapi dan diatasi bersama. Harapannya, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga semakin optimal,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV juga menyoroti keberadaan sekolah negeri jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Cipatat. Saat ini terdapat empat titik Sekolah Menengah Pertama negeri yang menjadi bagian dari pelayanan pendidikan di wilayah tersebut.
BACA JUGA :
- 160 Peserta Kepung Meja Pertandingan, Piala Panglima TNI Bergema dari Garut
- Piala Panglima TNI di Garut: Domino Naik Kelas, Hadiah Rp50 Juta Diperebutkan
Terkait berbagai kebutuhan yang masih harus dipenuhi, Nur Djulaeha menyampaikan bahwa penanganannya akan dilakukan secara bertahap dan berkala dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kondisi di lapangan.
“Kami akan melaksanakannya secara bertahap dan berkala,” jelasnya.
Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari komitmen Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat dalam memastikan pembangunan dan pelayanan publik, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan, dapat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
**REDI














