Tujuh Kecamatan di Bandung Barat Ikuti Invitasi Olahraga Tradisional, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

BANDUNG BARAT — SJB
Upaya melestarikan olahraga tradisional di Kabupaten Bandung Barat terus digalakkan melalui invitasi yang diikuti tujuh kecamatan. Kegiatan ini bertujuan mengajak anak-anak lebih aktif bergerak, menjaga kebugaran, sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional di tengah meningkatnya penggunaan gawai.
Ketua Penggiat Olahraga Tradisional, Hardiana Sofiandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang telah memasuki tahun kelima. Lima cabang yang dipertandingkan meliputi sumpitan, egrang, sarompa panjang, dagongan, dan hadangan. Peserta berasal dari tingkat sekolah dasar dengan keikutsertaan berdasarkan partisipasi penggiat dan guru olahraga di masing-masing sekolah.
Tujuh kecamatan yang mengikuti kegiatan ini adalah Cikalong, Cipendeuy, Cipatat, Padalarang, Saguling, Cipongkor, dan Sindangkerta. Berdasarkan hasil pertandingan, Kecamatan Cipendeuy mewakili cabang sumpitan dan sarompa panjang, Kecamatan Cikalong pada cabang egrang, serta Kecamatan Saguling pada cabang dagongan. Sementara itu, cabang hadangan masih menunggu hasil pertandingan final antara Cikalong A dan Cikalong B.
BACA JUGA :
Dugaan Pengisian Pertalite Menggunakan Jeriken di SPBU Majalaya Disorot, Pengawasan Dipertanyakan
Para juara tingkat kabupaten selanjutnya dipersiapkan untuk mengikuti Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada 27 hingga 28 Oktober 2026. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjaga warisan permainan tradisional agar tetap dikenal dan dimainkan oleh generasi muda.
***ASEP CIWONG — SUARA JABAR BANTEN














