Kopimu Ciranjang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

CIANJUR — SJB
Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Melihat kondisi tersebut, Komunitas Peduli Mualaf dan Duafa Indonesia (Kopimu) Ciranjang bersama para donatur menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan, Senin (14/9/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik di Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, di antaranya Kampung Leuweung Konde RT 03/RW 03 dan Kampung Pasir Panjang RT 04/RW 02.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan kendaraan pikap dengan kapasitas sekitar 1.000 liter. Warga terlihat antusias mengantre untuk mendapatkan air sesuai dengan kebutuhan dan wadah yang mereka miliki.
Bagi masyarakat, bantuan tersebut sangat berarti, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak.
Selain menyalurkan air bersih secara langsung, Kopimu juga turut memberikan dukungan berupa fasilitas sumur bor bagi masyarakat. Salah satunya dilaksanakan di Kampung Pasir Panjang RT 04/RW 02, Desa Kertajaya.
Pengurus Kopimu, Agus Setiawan, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, program bantuan tidak hanya diperuntukkan bagi anggota komunitas mualaf, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan.
“Program ini selain untuk membantu dan memfasilitasi anggota komunitas mualaf, juga terbuka bagi masyarakat umum yang sangat membutuhkan,” ujar Agus Setiawan.
Agus juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah bergabung dan mempercayakan penyaluran bantuan kepada Kopimu.
Ia berharap amanah dan kepedulian yang diberikan para donatur dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi amal kebaikan.



“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah bergabung atas kepercayaannya kepada Kopimu untuk memegang amanah ini. Semoga bantuan ini membawa keberkahan. Aamiin YRA,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial di tengah kondisi kemarau, sekaligus diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
**E.EPPENDI














