Kelompok Tani Sinar Sugih Mukti Sambut Baik Bantuan Rehabilitasi Irigasi Tersier, Dukung Produktivitas Pertanian di Tanjungsari

BOGOR,SJB
Kelompok Tani Sinar Sugih Mukti yang diketuai Ahrup menyambut antusias program bantuan pemerintah dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian berupa Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier. Program tersebut dilaksanakan di Kampung Cibarengkok, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 itu dikerjakan secara swakelola oleh Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Harapan Tani dengan nilai anggaran sebesar Rp100.000.000. Pembangunan saluran irigasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Ketua Kelompok Tani Sinar Sugih Mukti, Ahrup, menjelaskan bahwa pembangunan saluran irigasi dilakukan dengan spesifikasi lebar kanan dan kiri masing-masing 95 sentimeter, kedalaman pondasi 85 sentimeter, serta panjang saluran mencapai 100 meter.

Menurut Ahrup, bantuan tersebut sangat berarti bagi para petani karena keberadaan saluran irigasi yang baik akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian.
“Dengan dibangunnya saluran irigasi beton yang baru ini, kami berharap dapat mengairi puluhan hektare lahan persawahan warga secara lancar dan stabil sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen para petani di wilayah kami,” ujar Ahrup saat ditemui awak media di kediamannya, Rabu (22/7/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian yang diberikan kepada para petani melalui pembangunan infrastruktur irigasi tersebut.
- BACA JUGA :
- Sambut Program Irigasi Tersier, Kelompok Tani “Guna Tani” Apresiasi Bantuan Pemerintah
- Tingkatkan Produktivitas Lahan 15 Hektar, Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Desa Purwasari Capai 60 Persen
Meski demikian, Ahrup mengungkapkan masih terdapat sejumlah saluran irigasi tersier di kawasan persawahan yang belum tersentuh pembangunan. Menurutnya, masih ada beberapa hektare lahan pertanian yang memerlukan jaringan irigasi permanen agar pasokan air dapat menjangkau seluruh area persawahan.
“Masih banyak saluran tersier yang perlu dibangun untuk mengairi area persawahan di wilayah kami. Jika infrastruktur irigasi semakin baik dan aliran air lancar, tentu para petani akan lebih semangat menggarap sawahnya,” tambahnya.
Kelompok Tani Sinar Sugih Mukti berharap pemerintah dapat melanjutkan program serupa pada tahun-tahun mendatang agar pembangunan jaringan irigasi di Desa Tanjungsari dapat dilakukan secara menyeluruh. Keberlanjutan pembangunan infrastruktur air tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus mendukung program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
**Hendra














