Dukung UMKM Naik Kelas, BPC HIPMI Cianjur Resmi Dilantik dan Targetkan Lonjakan Investasi

CIANJUR – SJB
Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau BPC HIPMI Kabupaten Cianjur masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur, Senin (24/8/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Mendorong Inovasi, dan Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Ketua BPC HIPMI Cianjur, Cahya Ibrahim, menegaskan kepengurusan baru akan berupaya memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar semakin berkembang.


Menurut Cahya, langkah awal yang akan dilakukan pengurus adalah menggelar Rapat Kerja Cabang atau Rakercab untuk menyusun program kerja serta menentukan berbagai agenda strategis di setiap bidang.
“HIPMI Cianjur akan memberikan rumah bagi para UMKM di Cianjur untuk kemudahan berwirausaha,” ujar Cahya.
Dorong Kemudahan Permodalan UMKM
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian HIPMI Cianjur adalah akses permodalan. Tidak sedikit pelaku UMKM yang masih mengalami kendala ketika ingin mengembangkan usaha karena keterbatasan modal.
Untuk menjawab persoalan tersebut, HIPMI Cianjur telah menjalin kerja sama dengan Bank BJB melalui nota kesepahaman atau MoU.
Selain itu, HIPMI juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat atau KUR hingga seratus juta rupiah tanpa jaminan, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi pelaku usaha potensial yang selama ini kesulitan mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnisnya.
Target Investasi Hingga 50 Persen
Selain fokus terhadap UMKM, BPC HIPMI Cianjur juga memasang target peningkatan investasi daerah selama tiga tahun masa kepengurusan.
Cahya menyebutkan, target pertumbuhan investasi akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun pertama ditargetkan mencapai dua puluh lima persen, kemudian dua puluh lima persen pada tahun kedua, dan meningkat hingga lima puluh persen pada tahun ketiga.

Untuk merealisasikan target tersebut, HIPMI Cianjur mendorong penguatan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, masyarakat, akademisi, hingga berbagai unsur lainnya.
Konsep sinergi pentahelix dinilai penting agar pembangunan ekonomi daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen yang memiliki peran dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.
Didukung Unsur Forkopimda
Pelantikan pengurus BPC HIPMI Cianjur juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Kehadiran pemerintah daerah dan unsur pimpinan daerah tersebut menjadi salah satu modal penting bagi HIPMI dalam membangun kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA :
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, BPC HIPMI Cianjur berharap dapat menjadi wadah yang terbuka bagi para pengusaha muda dan pelaku UMKM untuk bertukar informasi, memperluas jaringan, mendapatkan akses pembiayaan, serta mengembangkan usaha.
HIPMI Cianjur menargetkan kolaborasi yang dibangun selama masa kepengurusan 2026–2029 mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan investasi sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Cianjur.
**E.EPPENDI














