Sekretaris Panitia: Pemilihan Ketua RT dan RW 12 Cangkudu Harus Luber Jurdil

BANDUNG, SUARA JABAR BANTEN
Pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga dan Ketua Rukun Warga secara serentak di delapan Rukun Warga se-Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Panitia Pemilihan RT dan RW Desa Rancamulya, Aby Rochim S., Jumat, 2 Oktober 2026. Ia mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan panitia untuk memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan tertib, aman, transparan, serta menjunjung prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Koordinasi persiapan turut dihadiri Ketua Panitia Komarudin Abdul Aziz atau Mang Koko, Bendahara Andika Badar S., Ketua RW 12 Irad, calon Ketua RT 04 Deni Ardiansyah, serta jajaran panitia lainnya.
BACA JUGA :
- Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru Bertingkat di SDN Rancamanyar 01 Mulai Dikerjakan
- PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DI SMP NEGERI 1 CIGUDEG BERLANGSUNG MERIAH
Ketua Panitia Komarudin Abdul Aziz menegaskan bahwa seluruh panitia berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas selama proses pemilihan. Panitia berharap seluruh tahapan dapat berjalan sukses tanpa ekses serta tetap mengedepankan kepentingan dan kerukunan masyarakat.

Sementara itu, Aby Rochim S. berharap pemilihan tersebut dapat menghasilkan pemimpin lingkungan yang amanah, jujur, bertanggung jawab, serta peduli terhadap kepentingan warga. Menurutnya, Ketua RT dan RW yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi penggerak gotong royong dan pelayanan masyarakat di lingkungan Desa Rancamulya.
Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh calon agar siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
“Bagi yang menang, ini adalah amanah, bukan untuk gagah-gagahan. Rangkul semua warga, termasuk yang tidak memilih Anda. Jangan jumawa, tetapi segera bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.
“Sedangkan bagi yang kalah, Anda adalah putra terbaik yang sudah berani maju. Kalah dan menang merupakan bagian dari demokrasi. Jangan berkecil hati dan jangan membuat sekat. Tetap dukung ketua terpilih. Pengabdian tidak harus menjadi ketua,” lanjutnya.
Aby menegaskan bahwa setelah pemilihan selesai, tidak boleh ada lagi pengelompokan berdasarkan nomor calon. Seluruh warga diharapkan kembali bersatu dan bersama-sama membangun lingkungan.
“Setelah 18 Oktober, tidak ada lagi kubu 01, 02, atau 03. Yang ada hanya warga Rancamulya,” tegasnya.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke tempat pemungutan suara, menolak segala bentuk politik uang, menjaga ketertiban, serta memelihara kerukunan antarwarga.
**Aby Rochim S.














