Pisah Sambut Kapolresta Bandung, Tri Suhartanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan

BANDUNG, SUARA JABAR BANTEN
Suasana haru mewarnai prosesi pisah sambut Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin, 28 September 2026.
Komisaris Besar Polisi Tri Suhartanto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung menggantikan Komisaris Besar Polisi Aldi Subartono yang melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penyambutan Tri diwarnai pengalungan bunga, pedang pora, kesenian Lengser, serta penyambutan dari dua polisi cilik binaan Kepolisian Resor Kota Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Aldi Subartono menyampaikan sejumlah capaian selama memimpin sejak 14 Januari 2025. Di antaranya, hasil analisis dan evaluasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Kepolisian Resor Kota Bandung yang berada di peringkat pertama se-Polda Jawa Barat pada 2025, penyelesaian perkara hingga Agustus 2026 sebesar 92 persen, serta indeks kepuasan masyarakat sebesar 85,59 persen.
Sementara itu, Tri Suhartanto mengatakan dirinya bukan orang baru di wilayah Bandung. Sekitar 13 tahun lalu, ia pernah bertugas sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bandung. Ia menyebut amanah memimpin kembali wilayah Bandung sebagai estafet kepemimpinan yang harus dilanjutkan dengan menjaga capaian sekaligus menghadirkan inovasi pelayanan kepada masyarakat.


Tri juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis. Menurutnya, kewenangan kepolisian harus diimbangi dengan tanggung jawab dan sikap yang menghormati masyarakat. Personel diminta tidak menyakiti hati masyarakat melalui sikap, perilaku, maupun ucapan.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran, termasuk narkoba, obat terlarang, minuman keras, perjudian daring, serta perilaku yang dapat merusak diri, keluarga, dan institusi.
BACA JUGA :
- FGTK KBB Desak Pemkab Bandung Barat Pastikan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Oktober–Desember 2026
- AHLI WARIS ALM. OMA SYARIFUDIN ULTIMATUM PEMKAB BANDUNG BARAT: BONGKAR BANGUNAN SDN 2 KERTAMULYA DAN KEMBALIKAN TANAH 507 M² DALAM 14 HARI
Tri menegaskan bahwa slogan Jaga dan Rawat Jawa Barat harus menjadi karakter dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai tersebut mencakup menjaga, amanah, wibawa, adaptif, ramah, dan berakhlak.
Ia mengajak seluruh jajaran Kepolisian Resor Kota Bandung untuk menjaga soliditas, saling mengingatkan, saling membantu, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Tri, jabatan dan pangkat merupakan amanah yang pada waktunya akan berakhir. Namun, kebaikan dan pelayanan kepada masyarakat akan meninggalkan jejak.
“Jadilah polisi yang kehadirannya memberikan rasa aman, perkataannya memberikan ketenangan, pelayanannya memberikan manfaat, dan perbuatannya meninggalkan kebaikan. Mari kita bekerja dengan hati, melayani dengan ikhlas, dan menegakkan hukum dengan adil,” ujar Tri Suhartanto.
Prosesi pisah sambut ditutup dengan pelepasan Aldi Subartono. Sejumlah personel dan pengemudi ojek daring turut memberikan penghormatan sebelum keberangkatannya. Sementara itu, estafet kepemimpinan Kepolisian Resor Kota Bandung kini berada di tangan Tri Suhartanto.
**Aby Rochim














